Adiwara Vol 4: Swara Ayunika, Simfoni Pelestarian Budaya Di Tangan Generasi Muda
Kategori: Kegiatan | Tanggal: 11 May 2026
Panggung seni sekolah kembali berdenyut melalui gelaran ADIWARA Volume 4 yang sukses diselenggarakan pada 9 Mei 2026. Sebagai agenda tahunan yang selalu dinanti, ADIWARA kali ini menampilkan pementasan drama kolosal oleh murid kelas XI dengan mengusung tema besar "Swara Ayunika". Tema yang bermakna "Kebangkitan Semangat Pemuda dalam Melestarikan Tari Tradisional Sebagai Identitas Indonesia" ini menjadi napas utama dalam setiap pertunjukan. Para penonton disuguhkan perpaduan apik antara tarian tradisional yang anggun serta pementasan drama yang mengangkat kisah-kisah legendaris dari berbagai daerah di Nusantara, sebelum akhirnya ditutup dengan penampilan enerjik dari band dan DJ.
Lebih dari sekadar pertunjukan, ADIWARA merupakan ruang kolaborasi mata pelajaran Seni Budaya dan Bahasa Indonesia untuk mengasah karakter siswa. Melalui proses kreatif ini, para peserta didik tidak hanya diasah menjadi pribadi yang cerdas secara akademis, tetapi juga dibentuk agar peka terhadap warisan leluhur. Mereka belajar menginternalisasi nilai tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama tim. Pagelaran ini hadir sebagai sarana bagi siswa SMA 2 Perguruan "Cikini" untuk mempertajam kepekaan rasa sekaligus menumbuhkan empati terhadap kekayaan budaya di tengah arus modernisasi.
Hal yang membuat ADIWARA Vol. 4 berbeda bukan hanya terletak pada keberagaman kisahnya, melainkan kedalaman penghayatan para pemain serta dedikasi panitianya. Bapak Okky, selaku Ketua Pelaksana, menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh siswa: "Sebagai generasi muda, kita bukan hanya pewaris budaya, tetapi juga penjaga nyala seni tradisional agar tetap hidup dan bermakna di era modern."
Senada dengan hal tersebut, apresiasi luar biasa juga datang dari jajaran Komite Sekolah yang mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas tuntasnya acara ini. "Alhamdulillah, acara ADIWARA telah selesai dengan sangat mengesankan. Ini adalah kegiatan positif yang sangat membangun dan menginspirasi bagi adik-adik kelas. ADIWARA bukan acara biasa, melainkan acara luar biasa yang diperankan oleh anak-anak hebat SMA 2 Perguruan 'Cikini' di bawah pendampingan guru-guru yang luar biasa," ungkap perwakilan Komite Sekolah saat memberikan kesan pesannya.
Bertempat di Auditorium ISTN pada 9 Mei 2026, acara dibuka dengan memukau oleh penampilan tari tradisional khas Betawi yang membawakan keceriaan Jakarta ke atas panggung. Kemeriahan semakin terasa saat Bapak Ahmad Fariz, M.T. selaku Kepala SMA 2 Perguruan "Cikini" secara resmi membuka acara dengan prosesi pemukulan gong. Perhelatan ini turut disaksikan oleh tokoh-tokoh penting seperti Bapak Dr. Gito Suroso, M.Si. (Direktur SMK & Vokasi), Bapak Drs. Susiyanto (Direktur Sekolah Umum Yayasan Percik), serta Bapak Sarma Wijaya, S.Pd. (Pengawas Yayasan Bidang SMA). Turut hadir pula jajaran Kepala Sekolah dari unit TK hingga SMP serta jajaran Komite Sekolah. Antusiasme terlihat jelas dari kehadiran siswa kelas 10 serta penonton umum yang memadati area auditorium.
Sorotan utama dalam ADIWARA Volume 4 ini tertuju pada pementasan drama yang merupakan mahakarya murni dari murid kelas XI setelah menempuh latihan intensif selama 5 bulan. Keberagaman budaya Indonesia terpancar melalui delapan pementasan yang luar biasa, dimulai dari kisah Ande-Ande Lumut (Jawa Timur) oleh kelas XI-1 dan Lutung Kasarung (Jawa Barat) oleh XI-2. Perjalanan budaya berlanjut dengan legenda Danau Toba (Sumatera Utara) dari XI-3, kisah klasik dari Padang (Sumatera Barat) oleh XI-4, hingga aksi memukau Reog Ponorogo (Jawa Timur) dari XI-5. Tak kalah mengesankan, kelas XI-6 membawakan Legenda Calon Arang (Jawa Timur), disusul oleh XI-7 dengan kisah Ata Modo (Provinsi NTT), dan ditutup dengan apik lewat cerita Asal-Usul Bandung (Jawa Barat) oleh kelas XI-8.
Keberhasilan acara ini merupakan buah manis dari dukungan Bapak dan Ibu guru pembimbing, panitia guru, serta kerja keras panitia siswa, sponsor, dan media partner. Ketika lampu panggung perlahan padam dan riuh tepuk tangan terakhir mulai mereda, yang tersisa bukanlah sekadar panggung kosong, melainkan sebuah janji bahwa budaya Nusantara akan terus hidup di tangan mereka yang mencintainya. ADIWARA Vol. 4 telah membuktikan bahwa di sela-sela dunia digital, kisah Lutung Kasarung hingga Ata Modo masih memiliki detak jantung yang kuat di hati generasi muda.
Selama api kreativitas ini tetap menyala, identitas bangsa tidak akan pernah kehilangan arah. Selamat untuk SMA 2 Perguruan "Cikini". Teruslah berkarya, teruslah menjaga nyala, dan sampai jumpa di ADIWARA tahun depan dengan mahakarya yang lebih membara!
Ditulis oleh : Ezel Firdaus Yunian Hadi
Ditulis oleh : Ezel Firdaus Yunian Hadi
Artikel Lainnya
Kunjungan Kampus, Pengenalan Dunia Perkuliahan Bagi Siswa/i Kelas XII SMA 2 Perguruan "Cikini"
Kamis, 8 Januari 2026 – SMA 2 Perguruan ‘’Cikini’’ kembali mengadakan kegiatan Kunjungan Kampus atau...
Baca Selengkapnya
Kegiatan Adiwara Volume 3 SMA 2 Perguruan "Cikini"
Sabtu, 22 Februari 2025 – SMA 2 Perguruan “Cikini” kembali mengadakan pagelaran seni teater di Gelan...
Baca Selengkapnya
SMA 2 Perguruan “Cikini” Berkunjung Ke Ipb University Dalam Program Goes To Campus
Sebagai wujud komitmen sekolah dalam mendukung masa depan murid, SMA 2 Perguruan "Cikini" kembali me...
Baca Selengkapnya